1. Tugas
Keluarga
Orang tua dituntut untuk menjadi pendidik yang memberikan pengetahuan
pada anak-anaknya dan memberikan sikap serta keterampilan yang memadai,
memimpin keluarga dan mengatur kehidupannya, memberikan contoh sebagai keluarga
yang ideal, bertanggung jawab dalam kehidupan keluarga, baik yang bersifat
jasmani maupun ruhani.
Tugas di atas wajib dilaksanakan oleh orang
tua berdasarkan nash-nash Al-Qur’an, diantaranya:
1.
Firman Allah surat At-Tahrim ayat 6 sebagai
berikut : Artinya: “Hai
orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka
yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang
kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya
kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan”. (QS. At-Tahrim :
6)
2.
Firman Allah surat Luqman ayat 13-19.
3.
Firman Allah surat An-Nisa ayat 9 yang
artinya : “dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya
meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir
terhadap (kesejahteraan) mereka. oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa
kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan Perkataan yang benar”.
2. Tugas
Sekolah (Madrasah)
An-Nahlawi mengemukakan bahwa sekolah
(madrasah) sebagai lembaga pendidikan harus mengemban tugas sebagai berikut:
a.
Merealisasikan pendidikan yang didasarkan
atas prinsip pikir, akidah, dan tasyri’
yang diarahkan untuk mencapai tujuan pendidikan. Bentuk realisasi itu adalah
agar peserta didik beribadah, mentauhidkan Allah SWT, tunduk dan patuh atas
perintah dan syari’at Nya.
b.
Memelihara fitrah peserta didik sebagai insan
yang mulia, agar ia tidak menyimpang dari tujuan Allah menciptakannya.
c.
Memberikan kepada peserta didik seperangkat
peradaban dan kebudayaan Islami, dengan cara mengintegrasikan antara ilmu alam,
ilmu sosial, ilmu ekstra dengan landasan ilmu agama.
d.
Membersihkan pikiran dan jiwa peserta didik
dari pengaruh subjektivitas (emosi) karena pengaruh zaman dewasa ini lebih
mengarah pada penyimpangan fitrah manusia.
e.
Memberikan wawasan nilai dan moralsserta
peradaban manusia yang membawa khazanah pemikiran peserta didik menjadi
berkembang.
f.
Menciptakan suasana kesatuan dan kesamaan
antara peserta didik.
g.
Tugas mengoordinasikan dan membenahi kegiatan
pendidikan lembaga-lembaga pendidikan keluarga, masjid, dan pesantren mempunyai
saham sendiri dalam merealisasikan tujuan pendidikan, tetapi pemberian saham
itu belum cukup. Oleh karena itu, madrasah hadir untuk melengkapi dan membenahi
kegiatan pendidikan yang berlangsung.
h.
Menyempurnakan tugas-tugas pendidikan
keluarga, masjid dan pesantren.
3. Tugas
Lembaga Pendidikan Masyarakat
a. Tugas
Masjid
Pada masa permulaan Islam, masjid memiliki
fungsi yang sangat agung. Dahulu, masjid berfungsi sebagai pangkalan angkatan
perang dan gerakan kemerdekaan, pembebasan umat dari penyembahan terhadap manusia,
berhala dan taghut, agar mereka beribadah kepada Allah SWT semata.
Di samping itu, masjid berfungsi sebagai
markas pendidikan. Di situlah manusia dididik supaya memegang teguh keutamaan,
cinta kepada ilmu pengetahuan, mempunyai kesadaran sosial, serta menyadari hak
dan kewajiban mereka dalam negara Islam yang didirikan guna merelisasikan
ketaatan kepada Allah. Pengajaran baca tulis sebagai gerakan pemberantasan buta
huruf dimulai dari masjid Rasulullah SAW.
b. Tugas
Pesantren
Dari tujuan pesantren seperti yang
dikemukakan oleh Yusuf Amir Feisal, dapat dilihat tugas yang diemban pesantren
adalah sebagai berikut.
1.
Mencetak ulama yang menguasai ilmu-ilmu
agama. Sesuai dengan firman Allah dalam surat At-Taubah ayat 122: dan tidak
sepatutnya bagi mukminin itu pergi semuanya (ke medan perang). mengapa tidak
pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalam
pengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya
apabila mereka telah kembali kepadanya, supaya mereka itu dapat menjaga
dirinya.
2.
Mendidik muslim yang dapat melaksanakan
syariat agama. Lulusan pesantren, walaupun mereka tidak sampai ke tingkat
ulama, adalah mereka yang harus mempunyai kemampuan melaksanakan syariat agama
secara nyata dalam rangka mengisi, membina, dan mengembangkan suatu peradaban
dalam perspektif Islami.
3.
Mendidik agar objek memiliki kemampuan dasar
yang relevan dengan terbentuknya masyarakat yang beragama. Selain dari kedua
kelompok di atas, kenyataan membuktikan bahwa setiap kelompok msyarakat dalam
bentuk kultur dan peradaban apapun, ada sekelompok manusia terakhir ini yang
tidak memiliki komitmen (keterkaitan yang erat) dengan nilai-nilai dan
cita-cita yang relevan dengan agama.
0 Response to "Tugas Lembaga Pendidikan Islam"
Post a Comment