Sekolah merupakan lembaga pendidikan kedua
yang bertugas membantu keluarga dalam membimbing dan mengarahkan perkembangan
serta pendayagunaan potensi tertentu yang dimiliki siswa atau anak, agar mampu
menjalankan tugas-tugas kehidupan sebagai manusia, sebagai anggota masyarakat,
ataupun sebagai individual. Sekolah merupakan pendidikan yang berlangsung
secara formal artinya terikat oleh peraturan-peraturan tertentu yang harus
diketahui dan dilaksanakan. Di sekolah, murid atau anak tidak lagi diajarkan
oleh orang tua, akan tetapi gurulah sebagai pengganti orang tua.
Hafidz (1989) memberikan pengertian sarana
pendidikan adalah peralatan dan perlengkapan yang secara langsung dipergunakan dan
menunjang proses pendidikan, khususnya proses belajar mengajar, seperti ruang kelas,
meja kursi, serta alat-alat dan media pengajaran. Peralatan dan perlengkapan
yang telah disebutkan dalam penjelasan yang dimaksud oleh Hafidz adalah alat
yang digunakan dalam proses belajar mengajar baik seorang pendidik ataupun
seorang anak didik, misalnya dalam menggunakan buku dan alat tulis lainnya.
Sedangkan yang dimaksud dengan prasarana
pendidikan adalah segala sesuatu yang secara tidak langsung menunjang jalannya
proses pendidikan atau pengajaran, seperti halaman, kebun, taman sekolah, jalan
menuju sekolah, tetapi tidak dimanfaatkan secara langsung untuk proses belajar mengajar,
seperti taman sekolah untuk pengajaran biologi, halaman sekolah sebagai sekolah
lapangan olahraga, komponen tersebut merupakan sarana pendidikan.
Jadi, fasilitas pendidikan Islam adalah
segala sesuatu yang bersifat fisik maupun material, yang dapat diartikan
sebagai sarana dan prasarana yang dapat memudahkan terselenggaranya dalam
pembelajaran pendidikan Islam. Sarana yang diperlukan dalam pembelajaran
dibedakan menurut fungsi, jenis,dan sifat barang.
Proses belajar-mengajar akan berjalan dengan
baik kalau metode yang digunakan betul-betul tepat, karena antara pendidikan
dengan metode saling berkaitan. Menurut Zakiah Daradjat, pendidikan adalah
usaha atau tindakan untuk membentuk manusia. Pendidikan agama sebagai salah
satu aspek dasar daripada pendidikan nasional.
Berbicara tentang sarana dalam pendidikan
adalah salah satunya metode. Metode sebagai salah satu sarana penting dalam
proses pendidikan agama juga harus dikaji dan dikembangkan. Sejalan dengan
tuntutan perkembangan jiwa anak didik atau remaja agar mampu membawa dirinya
dalam arena kompetisi kehidupan modern. Yaitu kehidupan yang penuh tantangan
dan pertentangnan nilai-nilai sosial- sekuleristik dan nilai sosial-religius
atau nilai-nilai relativisme kultural yang berubah-ubah.
Sarana-sarana lainnya bersifat fisik seperti
fasilitas peribadatan dan buku-buku bacaan yang bernilai moral religius dan
memotivasi perilaku susila atau sopan santun sosial dan nasional. Yaitu sarana
yang mendorong terciptanya kemampuan kreatif dalam berilmu pengetahuan.
Sarana prasarana pendidikan perlu dimanajemen
dengan baik agar dapat memberikan kontribusi yang optimal pada jalannya proses
pendidikan di sekolah. Mulyasa (2002) mengatakan bahwa manajemen sarana dan
prasarana yang baik diharapkan dapat menciptakan sekolah yang bersih, rapi,
indah sehingga menciptakan kondisi yang menyenangkan baik bagi guru maupun
murid untuk berada di sekolah.
Pengertian sistem bisa diberikan terhadap
suatu perangkat atau mekanisme yang terdiri dari bagian-bagian yang satu dan
lainnya saling berhubungan dan saling memperkuat. Sarana adalah sebuah alat
atau media yang digunakan dalam sistem belajar atau mekanisme belajar
pendidikan Islam. Sarana juga menjadi salah satu sumber dalam melakukan pembelajaran.
Sarana lain yang tidak kalah pentingnya
adalah organisasi organisasi merupakan wadah kerja sama antara sekolah dan rumah
di mana pelaksanaan pendidikan agama mempunyai arti sangat penting untuk
penghayatan dan pengalaman yang berkesinambungan akan nilai-nilai pendidikan di
kedua lembaga.
AECT mendefenisikan sumber belajar adalah
berbagai atau semua sumber baik yang berupa data, orang dan wujud tertentu yang
dapat digunakan oleh siswa dalam belajar baik secara terpisah maupun secara
terkombinasi, sehingga mempengaruhi dan mempermudah siswa dalam mencapai tujuan
belajarnya.
0 Response to "Pengertian Sarana, Prasarana, dan Fasilitas Pendidikan Islam"
Post a Comment